Bagaimanakah jika potongan gambar puzzle tersebut belum ditemukan? Sebagai gambaran, ambillah sebuah gambar puzzle. Keluarkan potongan-potongan gambarnya. Kemudian sembunyikan tiap potongan gambar tersebut dalam tempat yang berbeda. Buatlah petunjuk untuk mencari potongan-potongan gambar puzzle tersebut. Kemudian mintalah supaya teman anda menyusun potongan-potongan gambar puzzle tersebut sehingga menjadi sebuah gambar yang utuh.Maka hal pertama yang akan dilakukan teman anda adalah mencari potongan-potongan gambar tersebut. Kemudian berusaha menyusunnya satu persatu. Tetapi, untuk melakukan hal itu secara sempurna tidaklah mudah. Kadang urutan gambar terakhir malah ketemu diawal. Sedangkan gambar terakhir ketemu diakhir. Akan lebih membingungkan jika ada gambar yang tidak ditemukan.
Fenomena diatas sangat tepat untuk mendeskripsikan anda sebagai penuntut ilmu. Seluruh ilmu telah Allah turunkan di jagat semesta. Tugas manusia adalah mendapatkan ilmu tersebut satu-persatu. Kemudian mencoba untuk menstrukturnya sedikit demi sedikit sehingga mampu mendapatkan "ilmu" yang integral sinergis antara satu dan yang lainya. Sebagai Tuhan Yang Maha Penyayang, Dia telah menurunkan sebuah petunjuk untuk membantu proses pencarian itu. Petunjuk tersebut adalah A-Qur'an.
Berlandaskan petunjuk tersebut manusia mampu menjalani proses tersebut sedikit demi sedikit. Walaupun pencarian tersebut tidak akan mencapai titik kesempurnaan -karena kesempurnaan hanya milik Allah Swt.-, tetapi semakin banyak kita mendapatkan potongan ilmu itu dan kemudian menyusunnya, berarti kita semakin dekat pada kebenaran hakiki. Berat dan Susah. "Tetapi, kenapa anda tidak mengambil pendakian terjal ini?", Allah Swt. menyindir dalam surat Al-Balad. Wallahu A'lam
Note: Tentang Kami






No comments:
Post a Comment