Pernahkah anda melihat seorang bapak-bapak dengan baju yang sederhana sedang bekerja keras. Ada yang angkat-angkat batu, membongkar bangunan, angkat barang dagangan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Lihat mereka tidak menghiraukan tetesan keringat yang semakin deras. Kadang lapar harus mereka tahan. Tetapi uang yang mereka dapatkan hanya sekedarnya.Pernahkah juga anda mengamati seorang anak kecil yang manja. Pada hari-hari sebelumnya semua permintaanya selalu dikabulkan. Motor-motoran, mobil-mobilan, video game, dan lain sebagainya. Kamarnya yang luas kini terasa sempit dipenuhi mainan-mainannya. Kali ini, dia melihat robot-robotan. Mainan ini baru bagi dia. Seperti biasanya, dia coba meminta pada kedua orangtuanya untuk dibelikan mainan ini. Tetapi tatkala permintaannya ditolak, anak itu marah sembari menangis terguling-guling.
Gerangan apa yang menyebabkan bapak-bapak dan anak kecil sehingga melakukan hal tersebut. Dalam ilmu psikologi dikenal istilah dorongan (motives). Dorongan ini terbagi menjadi dua macam. Pertama, dorongan yang tersematkan dalam diri manusia (Ad-Dawaafi' Al-Awlawiyah). Karena merupakan fitrah yang diberika Allah pada manusia, maka fitrah ini tidak bisa dirubah. Dan jikalau bisa, maka merubahnya berarti dosa. Kedua, dorongan yang terbentuk akibat dari hubungan seseorang dengan lingkungannya secara terus-menerus (Ad-Dawaafi' Ats-Tsaanawiyah). Karena merupakan akibat dari hubungannya dengan lingkungan yang terus menerus, maka dorongan ini bisa dirubah.
Telah menjadi kesepakatan tak tertulis bahwa makan adalah fitrah manusia. Karena merupakan fitrah, maka kebiasaan ini tidak akan bisa dirubah. Pada dasarnya, kesukaan anak kecil terhadap mainan juga merupakan fitrah. Akan tetapi, ketika rasa suka tersebut sudah melampau batas (israf), maka bukan lagi fitrah. Itu hanya merupakan kebiasaan yang terbentuk akibat perlakuan orang tuanya yang selama ini dia dapatkan. Dan kebiasaan seperti ini, hanya bisa dirubah jika dirinya sendiri mau untuk merubahnya. Allah SWT berfirman “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah diri suatu kaum, sehingga mereka mau merubah apa yang ada dalam diri mereka”(QS. Ar-Ra'du: 11).






No comments:
Post a Comment